Selasa, 25 November 2025

 *Selamat Hari Guru!*


Bapak/Ibu Guru yang terhormat,

Kami, wali murid, ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan pengabdian Bapak/Ibu Guru dalam mendidik anak-anak kami. Kami sangat menghargai segala yang telah Bapak/Ibu lakukan untuk membantu anak-anak kami tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Kami tahu bahwa menjadi guru tidaklah mudah, tetapi Bapak/Ibu telah menunjukkan kesabaran, ketulusan, dan kecintaan dalam mengajar. Kami sangat berterima kasih atas ilmu, nilai-nilai, dan inspirasi yang telah Bapak/Ibu berikan kepada anak-anak kami.

Selamat Hari Guru! Semoga Bapak/Ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas mulia ini.


Hormat kami,

Wali Murid

Mama Anjela


 Selamat Hari Guru!

Hari Guru adalah hari yang spesial untuk menghormati dan mengapresiasi jasa-jasa guru yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang telah membuka pintu ilmu dan membantu kita menemukan potensi dir

Hari Guru diperingati setiap tahun pada tanggal 25 November. Hari ini ditetapkan sebagai hari untuk menghormati dan mengapresiasi jasa-jasa guru yang telah berjuang untuk mencerdaskan bangsa. Pada hari ini, kita dapat menunjukkan rasa terima kasih dan penghargaan kita kepada guru-guru yang telah membantu kita tumbuh dan berkembang

Hari Guru penting karena guru memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan mencerdaskan generasi bangsa. Guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menjadi contoh dan inspirasi bagi kita. Mereka membantu kita menemukan potensi diri dan mempersiapkan kita untuk menghadapi tantangan hidup.

Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa. Mereka adalah sumber ilmu, inspirasi, dan motivasi bagi kita semua.

Dengan kesabaran dan ketulusan, guru telah membuka pintu ilmu dan membantu kita menemukan potensi diri. Mereka telah membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai, dan mempersiapkan kita untuk menghadapi tantangan hidup.

Terima kasih, guru! Kami hargai segala yang telah Anda lakukan untuk kami. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala yang berlipat ganda.

Selamat Hari Guru!

Jumat, 17 Oktober 2025

ADAB DULU BARU ILMU

 


Adab adalah mahkota yang menghiasi ilmu, membedakan manusia dari makhluk lainnya. Iblis, yang dikenal dengan kecerdasannya, tidak dapat menandingi keagungan adab. Meskipun iblis memiliki pengetahuan yang luas dan kemampuan yang hebat, namun ia gagal dalam satu hal yang paling penting: adab kepada Sang Pencipta.

Dalam perdebatan dengan para malaikat, iblis menunjukkan kecerdasannya, namun kesombongan dan kekufurannya membuatnya terpuruk ke dalam jurang kehinaan. Sementara itu, manusia yang lemah namun beradab, dapat mencapai derajat yang tinggi di sisi Allah.

Adab adalah tentang bagaimana kita berinteraksi dengan sesama, dengan alam, dan dengan Sang Pencipta. Adab adalah tentang bagaimana kita menghormati, menghargai, dan menyayangi. Adab adalah tentang bagaimana kita menjadi manusia yang lebih baik, lebih bijak, dan lebih mulia.



Dalam sebuah kata, adab adalah kunci untuk mencapai kesempurnaan dan kebahagiaan sejati."

Kamis, 16 Oktober 2025

Membangun Karakter

 

Membangun karakter anak usia dini (AUD) melalui metode cerita adalah pendekatan yang efektif dan menyenangkan. 

Oleh karena itu PAUD Terpadu Al ma'ruf mendatangkan pendongeng atau pencerita ulung tingkat nasional yaitu Kak Bimo. 

Ada beberapa pelajaran yang dapat kita ambil dari metode Kak Bimo dalam menyampaikan ceritanya. Diantaranya yaitu :

1. Kemampuan berbicara yang baik

2. Kemampuan mengatur intonasi dan ekspresi

3. Kemampuan berimprovisasi 

4. Kemampuan membangun koneksi dengan pendengar 

5. Pengetahuan yang luas

6. Kreativ

7. Sabar dan percaya diri

8.Totalitas 

 Tak terasa kita sudah berada di penghujung bulan Safar. Di akhir bulan Safar terdapat sebuah tradisi yang berlangsung turun-temurun di kalangan masyarakat Jawa, Sunda, Madura, dan lain-lain. Pada umumnya, tradisi ini disebut dengan istilah Rebo Wekasan, Rebo Kasan, Rebo Pungkasan, Rabu Wekasan, atau istilah lain yang merujuk pada maksud yang sama yaitu hari Rabu terakhir di bulan Safar.   Pada Rebo Wekasan umumnya dilakukan oleh muslim Indonesia dengan melaksanakan shalat sunnah, berdoa dengan doa-doa khusus, selamatan, sedekah, silaturahim, dan berbuat baik kepada sesama. Semua ini dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar terhindar dari segala macam musibah dan ujian.   Asal-usul tradisi ini bermula dari anjuran Syekh Ahmad bin Umar Ad-Dairabi (w.1151 H) dalam kitab Fathul Malik al-Majid al-Muallaf li Naf'il 'Abid wa Qam'i Kulli Jabbar 'Anid (biasa disebut Mujarrabat ad-Dairabi). Dalam kitab ini disebutkan bahwa ada sekitar 300 ribu bala' dan bencana akan diturunkan pada hari Rabu terakhir bulan Safar, sebagaimana keterangan berikut: Baca Juga 3 Amalan yang Disarankan Menyambut Rebo Wekasan   (فَائِدَةٌ) ذَكَرَ بَعْضُ الْعَارِفِينَ مِنْ أَهْلِ الْكَشْفِ وَالتَّمْكِينِ أَنَّهُ يَنْزِلُ فِي كُلِّ سَنَةٍ ثَلَاثُمِائَةٍ وَعِشْرُونَ أَلْفًا مِنَ الْبَلِيَّاتِ، وَكُلُّ ذَلِكَ فِي يَوْمِ الْأَرْبِعَاءِ الْأَخِيرِ مِنْ شَهْرِ صَفَرٍ، فَيَكُونُ ذَلِكَ الْيَوْمُ أَصْعَبَ أَيَّامِ السَّنَةِ كُلِّهَا.   Artinya: “(Faedah), ‘Sebagian orang arif dari kalangan ahli kasyf (penyingkapan) dan tamkin (keteguhan rohani) menyebutkan bahwa setiap tahun turun 320 ribu bencana, dan semuanya turun pada hari Rabu terakhir bulan Safar. Maka hari itu menjadi hari yang paling berat di sepanjang tahun". (ad-Dairabi, Mujarrabat ad-Dairabi, [Beirut: Maktabah Tsaqafiyyah, tt.] h. 79).   Maka dari itu, Imam ad-Dairabi menganjurkan kepada umat Islam yang bertemu dengan hari Rabu ini, untuk melaksanakan shalat sunnah empat rakaat dengan tujuan meminta perlindungan kepada Allah SWT dari segala macam bala', bencana, dan musibah, sebagaimana keterangan berikut: Baca Juga Amalan Rebo Wekasan menurut Ning Sheila Lirboyo   فَمَنْ صَلَّى فِي ذَلِكَ الْيَوْمِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ، يَقْرَأُ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ مِنْهَا بَعْدَ الْفَاتِحَةِ سُورَةَ: {إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ} سَبْعَ عَشْرَةَ مَرَّةً، وَ {قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ} خَمْسَ مَرَّاتٍ، وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ مَرَّةً، وَيَدْعُو مَرَّةً بَعْدَ السَّلَامِ بِهَذَا الدُّعَاءِ: حَفِظَهُ اللهُ بِكَرَمِهِ مِنْ جَمِيعِ الْبَلَايَا الَّتِي تَنْزِلُ فِي ذَلِكَ الْيَوْمِ، وَلَمْ يَحُمْ حَوْلَهُ بَلِيَّةٌ مِنْ تِلْكَ الْبَلَايَا إِلَى تَمَامِ السَّنَةِ.   Artinya: "Barang siapa yang pada hari itu melaksanakan shalat empat rakaat, yang dalam setiap rakaatnya setelah al-Fatihah membaca surat al-Kautsar sebanyak 17 kali, surat al-Ikhlas sebanyak 5 kali, surat al-Mu‘awwidzatain (al-Falaq dan an-Nas) masing-masing sekali, lalu berdoa sekali setelah salam dengan doa berikut, maka Allah akan menjaganya dengan karunia-Nya dari segala bencana yang turun pada hari itu, serta tidak akan mendekatinya satu pun bencana dari bencana-bencana tersebut sampai akhir tahun". (ad-Dairabi, Mujarrabat ad-Dairabi, [Beirut: Maktabah Tsaqafiyyah, tt.] halaman. 79).   Doa yang dimaksud dalam keterangan di atas ialah sebagai berikut:   بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Baca Juga Shalat Sunah Rebo Wekasan Haram? اللَّهُمَّ يَا شَدِيدَ الْقُوَى، وَيَا شَدِيدَ الْمِحَالِ، يَا عَزِيزُ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيعُ خَلْقِكَ، اكْفِنِي مِنْ شَرِّ جَمِيعِ خَلْقِكَ، يَا مُحْسِنُ، يَا مُجْمِلُ، يَا مُتَفَضِّلُ، يَا مُنْعِمُ، يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، ارْحَمْنِي بِرَحْمَتِكَ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. اللَّهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيهِ، وَجَدِّهِ وَأَبِيهِ، وَأُمِّهِ وَبَنِيهَا، اكْفِنِي شَرَّ هَذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيهِ، يَا كَافِي الْمُهِمَّاتِ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ، ﴿فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ﴾، وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.   (Bismillahirrahmanirrahim)  Artinya: "(Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) Ya Allah, wahai Yang Maha Kuat, wahai Yang Maha Dahsyat dalam melakukan pembalasan, wahai Yang Maha Perkasa, wahai Dzat yang seluruh makhluk tunduk kepada kemuliaan-Mu, lindungilah aku dari kejahatan seluruh makhluk-Mu. Wahai Pemberi kebaikan, wahai Pemberi keindqahan, wahai Yang Maha Pemurah, wahai Yang Maha Pemberi nikmat, wahai Yang Maha Pemulia, wahai Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau, kasihanilah aku dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih di antara para pengasih.   Ya Allah, dengan rahasia al-Hasan dan saudaranya, kakeknya dan ayahnya, ibunya dan anak-anaknya, lindungilah aku dari kejahatan hari ini dan apa yang turun padanya. Wahai Yang Mencukupi segala urusan penting, wahai Yang Menolak segala bencana, “Maka Allah akan melindungimu dari mereka, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan sebaik-baik pelindung. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dan semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabatnya."   Tata Cara dan Niat Shalat Rebo Wekasan Akan tetapi yang perlu digarisbawahi dan menjadi perhatian adalah tata cara atau niat dalam pelaksanaan shalat Rebo Wekasan ini. Karena pada ada dasarnya, tidak ada nash sharih yang menjelaskan anjuran shalat Rebo Wekasan.   Oleh karenanya, bila shalat Rebo Wekasan diniati secara khusus, misalkan “aku niat shalat Safar”, “aku niat shalat Rebo Wekasan”, maka tidak sah dan haram untuk dilaksanakan.   Begitu pula para ulama mengharamkan shalat Raghaib di awal Jumat bulan Rajab, shalat nisfu Sya’ban, shalat Asyura’ dan shalat kafarat di akhir bulan Ramadhan, sebab shalat-shalat tersebut tidak memiliki dasar hadits yang kuat.   Meski demikian, ada ulama yang memperbolehkan pelaksanaan shalat sunnah pada hari Rabu terakhir bulan Safar ini, dengan catatan diniatkan sebagai shalat sunnah mutlak. Sebagaimana pendapat Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Quds al-Maki dalam kitab Kanzun Naja was Surur berikut ini:   قُلتُ: وَمِثْلُهُ صَلَاةُ صَفَرٍ، فَمَنْ أَرَادَ الصَّلَاةَ فِي وَقْتِ هَذِهِ الْأَوْقَاتِ فَلْيَنْوِ النَّفْلَ الْمُطْلَقَ فُرَادَى، مِنْ غَيْرِ عَدَدٍ مُعَيَّنٍ، وَهُوَ مَا لَا يَتَقَيَّدُ بِوَقْتٍ، وَلَا سَبَبٍ، وَلَا حَصْرَ لَهُ. اِنْتَهَى.   Artinya: "Aku berpendapat, termasuk yang diharamkan adalah shalat Safar (Rebo Wekasan), maka barang siapa menghendaki shalat di waktu-waktu terlarang tersebut, maka hendaknya diniati shalat sunnah mutlak dengan sendirian (bukan berjamaah) tanpa bilangan rakaat tertentu. Shalat sunnah mutlak adalah shalat yang tidak dibatasi dengan waktu dan sebab tertentu dan tidak ada batas rakaatnya". (Syekh Abdul Hamid Muhammad Ali, Kanzun Naja was Surur fi Ad'iyyati Tasyrahus Shudur, [Beirut, Darul Hawi: 2009 M/1430 H], halaman 90).   Dari keterangan tersebut, disimpulkan bahwa solusi untuk membolehkan shalat-shalat yang ditegaskan haram dalam nashnya para fuqaha’ adalah dengan cara meniatkan shalat-shalat tersebut dengan niat shalat sunnah mutlak.   Demikian penjelasan singkat terkait sejarah dan amaliyah yang bisa dilakukan umat Islam ketika hari Rabu terakhir bulan Safar atau Rebo Wekasan. Perbedaan pendapat ulama sebagaimana di atas merupakan rahmat bagi umat, sehingga dapat membuka ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk menjalankan ritual agama tanpa keluar dari batas syariat. Wallahu a'lam.


Sumber: https://jatim.nu.or.id/keislaman/sejarah-singkat-dan-amaliyah-yang-disarankan-saat-rebo-wekasan-tHqA8


___

PENGETAHUAN TANPA KARAKTER (Part 2)

 Dampak Banyak Pengetahuan Tanpa Karakter bagi AUD

Banyak pengetahuan tanpa karakter yang baik dapat memiliki dampak negatif pada Anak Usia Dini (AUD), antara lain:


1. Pengaruh Negatif pada Perkembangan Sosial dan Emosional

AUD yang terpapar pada pengetahuan tanpa karakter yang baik mungkin mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan sosial dan emosional yang sehat.


2. Kurangnya Empati dan Keterampilan Berinteraksi

AUD mungkin menjadi kurang empati dan memiliki kesulitan dalam berinteraksi dengan teman-teman dan orang dewasa.


3. Pengaruh pada Pembentukan Karakter

AUD yang terpapar pada pengetahuan tanpa karakter yang baik mungkin menginternalisasi nilai-nilai yang tidak positif, sehingga mempengaruhi pembentukan karakter mereka.


4. Kesulitan dalam Mengembangkan Keterampilan Hidup

AUD mungkin mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan hidup yang penting, seperti kerja sama, komunikasi efektif, dan penyelesaian konflik.


5. Dampak Jangka Panjang pada Perkembangan

Dampak negatif dari banyak pengetahuan tanpa karakter yang baik dapat berlangsung jangka panjang dan mempengaruhi perkembangan AUD secara keseluruhan.


Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa AUD terpapar pada pengetahuan yang diimbangi dengan karakter yang baik, sehingga mereka dapat berkembang secara holistik dan positif.

Jumat, 25 Juli 2025

 KARAKTER (Part 1)

Karakter, Pengetahuan dan Keterampilan..


Mengapa Pendidikan Karakter Didahulukan?

Pendidikan Anak Usia Dini (AUD) yang menekankan pendidikan karakter sebagai prioritas utama memiliki beberapa alasan kuat:

1. Pembentukan Kebiasaan dan Sikap

Pada usia dini, anak-anak sedang membentuk kebiasaan dan sikap yang akan mempengaruhi perkembangan mereka di masa depan. Pendidikan karakter membantu membangun fondasi yang kuat untuk perilaku positif dimasa depan.


2. Pengembangan Sosial dan Emosional

AUD adalah periode kritis untuk pengembangan sosial dan emosional. Pendidikan karakter membantu anak-anak belajar tentang simpati, empati, kerja sama, dan pengelolaan emosi, yang sangat penting untuk hubungan interpersonal yang sehat dan dinamis di zaman yang mobilitas kehidupan sangat tinggi.


3. Landasan untuk Pembelajaran Selanjutnya

Karakter yang baik membantu anak-anak menjadi lebih siap untuk belajar dan berkembang. Dengan memiliki karakter yang kuat, anak-anak lebih mampu menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang pembelajaran.Untuk menyambut masa yang sangat membutuhkan karakter yang kuat.

4. Mempersiapkan diri untuk Kehidupan Sosial

Pendidikan karakter membantu anak-anak memahami dan menginternalisasi nilai-nilai sosial yang penting, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan menghargai orang lain. Ini mempersiapkan mereka untuk berinteraksi dengan masyarakat secara positif.

5. Mengembangkan Keterampilan Hidup

Pendidikan karakter tidak hanya tentang nilai-nilai, tetapi juga tentang keterampilan hidup seperti komunikasi efektif, penyelesaian konflik, keloyalan dan kerja sama tim. Ini sangat penting untuk kesuksesan di masa depan.


Dengan menekankan pendidikan karakter terlebih dahulu, AUD dapat membentuk fondasi yang kokoh untuk pengembangan pengetahuan dan keterampilan selanjutnya. Apakah Anda ingin saya menjelaskan lebih lanjut tentang pendidikan karakter di AUD atau ada pertanyaan lain?


Sabtu, 15 Februari 2025


اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ ini

Hari Kamis 13 Feb 2025 bertepatan dengan 15 Sya'ban 1446 H

Rosulullah SAW bersabda tentang malam Nishfu Sya’ban:

يَطَّلِعُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ (رواه إبن حبّان والطّبراني والبيهقي)

Artinya: _“Allah merahmati para hambanya di malam Nishfu Sya'ban, maka Ia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan seorang muslim yang ada permusuhan, kedengkian dan kebencian terhadap Muslim lain karena urusan duniawi.

(HR. Ibnu Hibban, ath-Thabarani dan al-Baihaqi).

Makna Nisfu Sya'ban bagi Pendidik PAUD dan Orangtua: Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Membangun Karakter Anak

Nisfu Sya'ban adalah hari ke-15 bulan Sya'ban dalam kalender Islam. Hari ini memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam, termasuk pendidik PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan orangtua yang mempunyai anak usia dini. Dalam artikel ini, kita akan membahas makna Nisfu Sya'ban bagi pendidik PAUD dan orangtua, serta bagaimana kita dapat memanfaatkan hari ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun karakter anak.

*Makna Nisfu Sya'ban*

Nisfu Sya'ban adalah hari yang dianggap sebagai hari pertengahan bulan Sya'ban. Pada hari ini, umat Islam dianjurkan untuk melakukan amal-amal kebaikan, seperti berpuasa, berdzikir, dan berdoa. Hari ini juga dianggap sebagai hari untuk memohon ampun dan meminta kebijaksanaan dari Allah SWT.

*Makna Nisfu Sya'ban bagi Pendidik*

Bagi pendidik PAUD, Nisfu Sya'ban memiliki makna yang sangat penting. Berikut beberapa makna Nisfu Sya'ban bagi pendidik PAUD:

1. Meningkatkan Kualitas Pendidikan: Nisfu Sya'ban adalah hari untuk memohon kebijaksanaan dan meminta ampun dari Allah SWT. Bagi pendidik PAUD, hari ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memohon kebijaksanaan dalam mengajar anak-anak.

2. Membangun Karakter Anak: Nisfu Sya'ban adalah hari untuk membangun karakter dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan. Bagi pendidik PAUD, hari ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk membangun karakter anak-anak dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan.

Makna Nisfu Sya'ban bagi Orangtua

Bagi orangtua yang mempunyai anak usia dini, Nisfu Sya'ban juga memiliki makna yang sangat penting. Berikut beberapa makna Nisfu Sya'ban bagi orangtua:


1. Membangun Karakter Anak: Nisfu Sya'ban adalah hari untuk membangun karakter dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan. Bagi orangtua, hari ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk membangun karakter anak-anak dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan.

2. Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Rumah_: Nisfu Sya'ban adalah hari untuk memohon kebijaksanaan dan meminta ampun dari Allah SWT. Bagi orangtua, hari ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di rumah dan memohon kebijaksanaan dalam mengajar anak-anak.

Cara Memanfaatkan Nisfu Sya'ban bagi Pendidik PAUD dan Orangtua

Berikut beberapa cara memanfaatkan Nisfu Sya'ban bagi pendidik PAUD dan orangtua:

1. Mengadakan Kegiatan Pendidikan: Mengadakan kegiatan pendidikan pada hari Nisfu Sya'ban dapat membantu pendidik PAUD dan orangtua untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun karakter anak-anak.

2. Mengajarkan Anak-Anak tentang Nisfu Sya'ban: Mengajarkan anak-anak tentang Nisfu Sya'ban dapat membantu mereka memahami makna hari ini dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan.

3. Mengadakan Kegiatan Berdzikir: Mengadakan kegiatan berdzikir pada hari Nisfu Sya'ban dapat membantu pendidik PAUD dan orangtua untuk meningkatkan kualitas diri dan memohon ampun atas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan.

Kesimpulan

Nisfu Sya'ban adalah hari yang memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam, termasuk pendidik PAUD dan orangtua yang mempunyai anak usia dini. Bagi pendidik PAUD

Selasa, 28 Januari 2025

Makna Isro' Mi'roj bagi AUD


سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra': 1)

Berikut adalah makna Isra' Mi'raj bagi anak PAUD:


Makna Spiritual

1. *Kekuasaan Allah SWT*: Isra' Mi'raj mengingatkan anak-anak tentang kekuasaan dan kebesaran Allah SWT.

2. *Pentingnya Shalat*: Isra' Mi'raj mengajarkan anak-anak tentang pentingnya shalat dan ibadah lainnya.




3. *Hubungan dengan Allah SWT*: Isra' Mi'raj membantu anak-anak memahami hubungan mereka dengan Allah SWT.

Makna Moral

1. *Kesabaran dan Ketabahan*: Isra' Mi'raj mengajarkan anak-anak tentang kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kesulitan.

2. *Ketaatan dan Kepatuhan*: Isra' Mi'raj mengajarkan anak-anak tentang ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT dan orang tua.

3. *Empati dan Peduli*: Isra' Mi'raj membantu anak-anak memahami pentingnya empati dan peduli terhadap orang lain.

Makna Pendidikan

1. *Pengembangan Karakter*: Isra' Mi'raj dapat membantu mengembangkan karakter anak-anak, seperti kesabaran, ketaatan, dan empati.

2. *Pengembangan Spiritual*: Isra' Mi'raj dapat membantu mengembangkan spiritualitas anak-anak, seperti memahami kekuasaan Allah SWT dan pentingnya shalat.




3. *Pengembangan Sosial*: Isra' Mi'raj dapat membantu mengembangkan kemampuan sosial anak-anak, seperti berempati dan peduli terhadap orang lain.

Dengan memahami makna Isra' Mi'raj, anak-anak PAUD dapat mengembangkan karakter, spiritualitas, dan kemampuan sosial yang baik.

Minggu, 22 Desember 2024

Hari ibu 2024

 


Merayakan Hari Ibu di PAUD: Mengajarkan Cinta dan Kasih Sayang Sejak Dini

Hari Ibu adalah momen istimewa yang memberikan kesempatan kepada kita untuk menunjukkan cinta dan penghargaan kepada ibu. Bagi anak-anak usia dini, perayaan ini menjadi waktu yang tepat untuk mengenalkan nilai-nilai kasih sayang, penghormatan, dan rasa syukur kepada sosok ibu atau figur pengasuh dalam hidup mereka. Sebagai guru PAUD, kita memiliki peran penting dalam membantu anak-anak memahami makna Hari Ibu melalui kegiatan yang menyenangkan, inovatif, kreatif dan edukatif.


Makna Hari Ibu bagi Anak Usia Dini

Hari Ibu bukan sekadar perayaan, melainkan momen pembelajaran. Anak-anak usia dini berada pada tahap perkembangan emosional dan sosial yang sangat penting. Dengan memperingati Hari Ibu, kita dapat mengajarkan anak untuk:

1. Menghargai peran ibu atau figur pengasuh: Anak-anak belajar bahwa ibu memiliki peran besar dalam mendukung mereka.

2. Menunjukkan rasa cinta dan empati: Anak-anak belajar untuk mengungkapkan perasaan mereka dengan cara sederhana, seperti ucapan atau hadiah buatan tangan.

3. Memahami pentingnya keluarga: Perayaan ini juga menguatkan nilai-nilai kebersamaan dalam keluarga.

Kegiatan Hari Ibu di PAUD

Berikut adalah beberapa ide kegiatan yang dapat dilakukan di PAUD untuk memperingati Hari Ibu:

1. Membuat Kartu Ucapan

Ajak anak-anak membuat kartu ucapan sederhana untuk ibu mereka. Gunakan kertas warna, stiker, dan pensil warna. Bantu mereka menuliskan pesan seperti “Terima kasih, Ibu!” atau “Aku sayang Ibu.”

2. Mengucapkan kata-kata sesuai bahasa mereka untuk ibunya

3. Menanam Bunga atau Tanaman Kecil

Beri setiap anak pot kecil dan bibit tanaman. Anak-anak dapat menanam bunga sebagai simbol cinta mereka kepada ibu. Kegiatan ini juga mengajarkan mereka tentang tanggung jawab.

3. Bernyanyi Bersama

Ajarkan lagu sederhana yang bertemakan cinta kepada ibu, seperti “Kasih Ibu.” Anak-anak dapat menyanyikannya bersama sebagai hadiah untuk ibu.

4. Drama atau Cerita Pendek

Buat cerita sederhana tentang peran ibu dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak bisa memerankan tokoh ibu, ayah, atau anak dalam cerita tersebut.

5. Pesta Kecil di Kelas

Undang para ibu atau wali anak ke sekolah untuk merayakan Hari Ibu bersama. Anak-anak dapat memberikan hadiah atau menampilkan sesuatu yang telah mereka persiapkan.


 Untuk kita  Guru PAUD

Sebagai guru, kita tidak hanya mendidik anak-anak secara akademis, tetapi juga membantu mereka membangun karakter yang penuh kasih sayang. Hari Ibu adalah momen berharga untuk menanamkan nilai-nilai ini sejak dini. Dengan memberikan pengalaman yang bermakna, kita membantu mereka tumbuh menjadi individu yang penuh rasa hormat dan cinta terhadap orang-orang di sekitar mereka.



Selamat merayakan hari ibu

Sabtu, 21 Desember 2024

LPS PAUD AL-MAHRUS JEMBER

 


Laporan perkembangan siswa (baca Raport) PAUD memiliki peran penting bagi wali murid, terutama dalam memahami pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. (Disampaikan pada Pertemuan Parenting pada hari Jum'at, 20 Des 24 oleh Kepala PAUD TERPADU AL-MAHRUS : (QUDSI AMIN, M.Pd) 

Berikut adalah kegunaannya:

1. Memahami Perkembangan Holistik Anak

Laporan ini memberikan gambaran lengkap tentang perkembangan anak, mencakup aspek fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, serta seni dan kreativitas. Orang tua dapat memahami bagaimana anak tumbuh secara menyeluruh sesuai tahap usianya.

2. Mengetahui Kekuatan dan Area yang Perlu Dukungan

Laporan ini membantu orang tua mengenali kelebihan anak serta area yang memerlukan perhatian atau stimulasi tambahan, seperti motorik halus, kemampuan berbicara, atau interaksi sosial.

3. Membangun Kerjasama antara Orang Tua dan Guru

Laporan perkembangan menjadi dasar untuk berdiskusi antara guru dan orang tua, sehingga dapat merancang pendekatan yang sesuai untuk mendukung anak baik di sekolah maupun di rumah dan hal ini bisa disampaikan pada saat hari konsultasi.

4. Menghargai Kemajuan Individu Anak

Setiap anak berkembang dengan cara dan kecepatan yang berbeda. Dengan tidak membandingkan capaian anak satu dengan yang lain, laporan ini mendorong orang tua untuk fokus pada potensi dan progres unik anak mereka disetiap harinya.

5. Meningkatkan Kesadaran dan Dukungan Orang Tua

Orang tua menjadi lebih sadar tentang kebutuhan anak di usia dini, baik itu dukungan emosional, fisik, maupun intelektual, yang penting untuk perkembangan optimal anak di tahap berikutnya.


6. Memberikan Motivasi kepada Anak dan Orang Tua

Laporan ini dirancang untuk menunjukkan capaian positif anak, sehingga membangun rasa percaya diri anak dan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses belajar anak.

Dengan pendekatan yang berfokus pada perkembangan individual, laporan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan anak, tetapi juga menciptakan lingkungan yang suportif dan penuh penghargaan terhadap keunikan masing-masing anak.


 (by : Sie media PAUD TERPADU AL-MAHRUS JEMBER)

Senin, 01 April 2024



ROMADHON KIDS

"INDAHNYA BERBAGI"

 PAUD TERPADU AL-MAHRUS  Arjasa Kabupaten Jember mengadakan kegiatan Romadhon Kids selama tiga hari yaitu mulai hari Kamis 28 s/d  Sabtu 30 Maret 2024/ 17- 18 Romadhon 1445 H.Dengan mengusung Tema "Indahnya Berbagi"


Pada kegiatan ini ada 3 kegiatan inti yaitu penanaman pentingnya berbagi dengan nonton bareng, berbagi Ta'jil dan membagikan Zakat Fitrah.

Selama 3 hari Romadhon Kids disamping kegiatan berbagi juga selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan diantaranya yaitu hafalan surat2 pendek, doa sehari2,Asmaul Husna, sholat berjama'ah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Selain kegiatan para siswa para wali murid juga ada kegiatan istighosah dan makan bersama.



Pada hari pertama para siswa diberi pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya berbagi.Dan pada kegiatan ini para siswa menonton Vidio tentang pentingnya berbagi dan setelah itu mereka diminta untuk mereviu dan menceritakan ulang  isi vidio tsb serta dilakukan tanya jawab tentang apa yang selama ini telah dilakukan oleh para siswa kaitannya dengan berbagi.

Dari tanya jawab tersebut dapat disimpulkan bahwa mayoritas dari siswa ternyata sudah terbiasa berbagi misal berbagi makanan



Pada hari kedua yaitu berbagi Ta'jil.

Pada kegiatan berbagi Ta'jil ini kita  membagikan takjil buka puasa sebanyak 300 paket berupa minuman.

Takjil tersebut dibagikan di dua titik, yaitu di dekat jalan masuk ke lembaga Al-mahrus tepat di jalan Suprayitno Arjasa di sebelah kanan dan kiri jalan.

Tampak para siswa,dewan guru dan wali murid dengan ramah membagikan takjil kepada setiap pengendara yang lewat di jalan Suprayitno.


 Bagi-bagi takjil tersebut merupakan hasil kolaborasi antara lembaga PAUD TERPADU AL-MAHRUS dengan para wali murid.

Ternyata kolaborasi sungguh menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat.Lembaga memberi kesempatan kepada para wali murid untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembagian Ta'jil agar semakin terjadi sinkronisasi dalam mengajarkan para siswa untuk mempunyai karakter mau berbagi dengan sesama.




Pada hari ketiga yaitu pembagian Zakat Fitrah. Zakat yang ada berasal dari Zakatnya para siswa dan sebagian dari keluarganya.

Pada kegiatan berbagi Zakat Fitrah tahun ini kita bagi pada empat Zona yaitu daerah sebelah Timur, Barat,selatan dan Utara dari Lemba ga. Sasaran yang dituju yaitu para dua'fa dan janda lansia.Barang yang diberikan yaitu berupa Beras,mie instan dan uang Para siswa lang sung memberikan kepada yang ber hak sedang para guru hanya men dampingi saja.




Kepala PAUD TERPADU AL-MAHRUS BPK Qudsi Amin, M.Pd disaat ditanya apa yang diharapkan dari kegiatan ini beliau menjawab :

“Tujuannya dalam rangka menanam kan kesenangan, kecintaan dan agar anak-anak selalu kangen dengan bulan Romadhon dan mere ka merasakan bahwa bulan Roma dhan adalah bulan kegembiraan. Beliau juga mengatakan "bahwa tujuan Romadhan kids juga untuk mengajari para siswa untuk gemar berbagi dengan sesama sejak dini. Sekaligus untuk menyemarakkan bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah,” 







Rabu, 04 Oktober 2023

 MAKNA MAULID NABI 1445 

BAGI PAUD TERPADU AL-MAHRUS

Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selayaknya dapat diambil hikmahnya guna meningkatkan ilmu agama pada peserta didik khususnya Anak Usia Dini.

Pendidikan agama harus menjadi pilar utama dan yang pertama demi menciptakan generasi masa depan yang handal, bermartabat baik IMTAG dan IPTEK nya.

Hal ini disampaikan Kepala PAUD Terpadu Al-Mahrus Jember,Bapak Qudsi Amin,M.Pd 

"Jadikanlah hikmah Maulid ini sebagai Akhlakul Karimah Nabi Muhammad SAW untuk ditauladani dan dijadikan motivasi dalam pondasi moral anak bangsa”

Beliau Juga menyampaikan :“Pada Tahun 1445 Ini di PAUD Terpadu Al Mahrus Jember memperingati Maulid Nabi dengan cara menonton Film Animasi tentang Sejarah Perjalanan Risalah Nabi Muhammad SAW dan dilanjutkan dengan berbagi  sesama Teman.Disini pulalah anak diajarkan konsep berbagi, kebersamaan dan ajang untuk menampilkan kemampuan diri pada saat perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw. Bersholawat juga penting dikenalkan bagi anak usia dini. Karena hikmah Maulid yang sesungguhnya yakni menambah pengetahuan tentang keagamaan sejak dini mungkin, menumbuhkan rasa cinta dan menanamkan ketauladanan pada Rasulullah SAW. dalam kehidupan sehari-hari”.


Memperingati kelahiran Rasulullah Saw, tepatnya 12 Rabiul awal atau yang tahun ini bertepatan  pada  tanggal 28 Oktober 2023. Momentum ini menjadi peringatan bagi kita dalam mengingat kembali sejarah perjuangan Nabi Muhammad Saw dalam menegakkan Ajaran Allah di jaman jahiliyah. Memperingati kelahiran Nabi Muhammad merupakan sebuah ajang untuk menunjukkan kegembiraan bagi umat Islam. Namun peristiwa ini bukanlah semata disemarakkan dalam euforia saja, akan tetapi  sebagai pendorong keimanan kita.

Meningkatkan keimanan dapat diaplikasikan dalam bentuk meneladani perilaku Rasulullah Saw. Dapat diartikan bahwa momentum maulidur Rasul  merupakan kesempatan kita dalam menambah kecintaan,ketaatan pada Rasulullah dan memperbaiki diri sebagai umat Nabi Muhammad Saw dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya.



Pendidikan agama pada anak usia dini wajib mulai dikenalkan sejak dini. Salah satunya adalah mengenalkan tradisi agama diantaranya yaitu memperingati hari kelahiran Rasulullah. Dalam hal ini menjadi sebuah pertanyaan bagaimana mengenalkan tentang Rasul pada anak usia dini, khususnya mengenai kelahiran Nabi Muhammad Saw. Tentunya persoalan ini dapat dikatakan mudah, dapat pula dikatakan sulit bagi sebagian orangtua dan pendidik. Beberapa fakta yang ada rata-rata orangtua dan pendidik mengenalkan momen kelahiran Rasulullah Saw dengan memeriahkan atau menyemarakkan tanpa diimbangi dengan memaparkan kenapa momen ini dilaksanakan.

Mengenalkan tradisi kelahiran Nabi Muhanmmad Saw pada anak usia dini seharusnya dilandasi unsur-unsur ketauladanan kepada Rasulullah Saw. Jangan sampai tidak menyelipkan hakikat sebenarnya bahwa dalam momen kelahiran Rasulullah Saw. Karena sebagian orang mungkin menganggap anak usia dini hanyalah anak kecil yang tidak akan  mengerti tentang keagamaan, maka dari itu sebagian orang hanya mengenalkan arti sambutan kegembiraan saja mengenai momen maulid Rasululllah Saw. Menyadari pentingnya mengenalkan tradisi kelahiran Rasulullah dengan tidak melupakan unsur agama dengan menanamkan hikmah dibaliknya.

Mengingat kemampuan anak usia dini yang terbatas, khususnya aspek kognisi yang berbeda pada usia dini. Tentunya hal ini diperlukan pengetahuan dalam mengenalkan beberapa pilihan konsep yang sederhana sesuai kemampuan anak.

Memberikan pengajaran pada anak usia dini harus memerhatikan beberapa cara, diantaranya:  kesederhanaan bahasa dalam menyampaikan. Menyesuaikan dengan karakteristik anak yang memiliki daya pemahaman minim dibandingkan dengan orang dewasa, maka memilih perkataan atau bahasa yang mudah dipahami anak adalah poin pertama. Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah memberikan pemahaman konsep maulid yang tidak sulit atau sesuai dunia anak. Menjajaki nilai-nilai sosok Rasulullah yang dikenalkan pada anak dengan tujuan menumbuhkan rasa cinta terlebih dahulu. 

Misalnya, terlebih dahulu memperkenalkan anak pada sosok Nabi Muhammad Saw dengan gambaran sederhana, dengan media yang disenangi oleh anak.Melalui kisah tentang Nabi Muhammad dengan menceritakan sifat-sifatnya sehingga tumbuh cinta dan kekaguman anak pada Rasul. Mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari anak tentang hal baik dan buruk. Misalnya mengajarkan mengenai kejujuran dalam perkataan maupun perbuatan. Setelah memasukkan rasa cinta tentang Rasulullah pada jiwa anak, maka secara otomatis orangtua atau pendidik dapat dengan mudah membimbing anak dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad sebagai hikmah dibalik maulid Nabi Muhammad Saw.

Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H


Al-Mahrus1445
#paudalmahrus
#paudterpadualmahrusjember
#paud

Jumat, 21 Juli 2023

SHOLAWAT NABI


 KEUTAMAAN MEMBACA SHOLAWAT

Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 56, satu ayat yang memerintahkan kaum beriman untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad saw. Hal ini sebagai bagian dari cara kita untuk belajar mencintai Nabi Muhammad saw. Di samping itu, shalawat juga memberikan banyak keutamaan atau keuntungan bagi pembacannya.


 Setidaknya, Sayid Muhammad bin Alawi bin Abbas al-Maliki al-Hasani dalam kitabnya yang berjudul Ma Dza fi Syaban menyebut 11 fadilahnya.

 1), orang yang bershalawat untuk Nabi Muhammad saw akan dibalas oleh Allah swt dengan 10 kali shalawat. Hal ini didasarkan pada sebuah hadits, Siapa yang bershalawat untukku sekali, maka Allah swt bershalawat untuknya 10 kali.


2), orang yang bershalawat kepada Rasulullah saw, Rasulullah saw sendiri akan bershalawat untuknya. Demikian ini berdasar pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dari Sahabat Anas bin Malik, Siapa yang bershalawat untukku maka shalawat itu akan sampai padaku dan aku akan bershalawat untuknya, dan baginya akan dicatat 10 kebaikan. 


3), orang yang membacakan shalawat untuk Nabi, malaikat juga akan bershalawat untuknya. Sebab, ada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abdullah bin Umar ra, Rasulullah saw bersabda: Siapa yang bershalawat untuk Nabi Muhammad saw sekali, maka Allah swt dan malaikatnya akan bershalawat untuknya 70 kali. 

 Dalam hadits lain disebutkan, bahwa malaikat akan bershalawat kepada orang yang bershalawat untuk Nabi Muhammad saw selama ia bershalawat.


4), orang yang bershalawat untuk Nabi Muhammad saw akan diangkat derajatnya, ditambahkan kebaikannya, dan dihapuskan keburukannya. Hal ini atas dasar hadits yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani, Imam An-Nasai, dan Imam Al-Bazzar dari Abu Burdah bin Nayar berikut.  قال رسول الله صلى الله عليه و سلم من صلى علي من أمتي صلاة مخلصا من قلبه، صلى الله عليه بها عشر صلوات، و رفعه بها عشر درجات، و كتب له بها عشر حسنات، و محا بها عشر سيئات Artinya, Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang bershalawat kepadaku dari umatku shalawat secara ikhlas dari hatinya, Allah swt akan bershalawat untuknya 10 kali shalawat, menaikkan derajatnya 10 kali, mencatat untuknya 10 kali kebaikan, dan menghapuskan untuknya 10 keburukan. 

5.orang bershalawat akan mendapatkan pahala setara dengan membebaskan 10 budak tulus karena Allah swt. Hal ini atas dasar hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ashim dari Al-Barra bin Azib ra.


 6, bershalawat menjadi sebab diampuninya dosa-dosa. Sebab, ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ashim dan Al-Thabrani dari Abu Kahil berikut. ال لي رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يا أبا كاهلٍ من صلَّى عليَّ كلَّ يومٍ ثلاثَ مرَّاتٍ وكلَّ ليلةٍ ثلاثَ مرَّاتٍ حبًّا وشوقًا إليَّ كان حقًّا على اللهِ أن يغفرَ له ذنوبَه تلك اللَّيلةَ وذلك اليومَ Artinya, Rasulullah saw bersabda kepadaku, “Wahai Abu Kahil, siapa yang bershalawat untukku saban hari tiga kali dan saban malam tiga kali karena cinta dan rindu kepadaku, sungguh Allah akan mengampuni dosa-dosanya pada malam dan hari itu.


 7, shalawat akan memohonkan ampunan kepada pembacanya dan menghiburnya di kubur. Hal ini berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Sayidah Aisyah ra.


 8, di antara keutamaan shalawat untuk Nabi Muhammad saw adalah Rasulullah saw akan memberikan syafaat untuknya.


 9, shalawat juga akan meniadakan kefakiran bagi pembacanya dan membanjirinya dengan kebaikan dan berkah.


 10, Rasulullah saw akan menjadikan orang yang banyak bershalawat untuknya sebagai manusia paling utama di sisinya.


 11, keberkahan dan kebaikan bershalawat terus berlimpah hingga anak dan cucunya.

Makna Sholawat

Dalam bahasa Arab, sholah (jamak: sholawaat) bermakna menyebut yang baik, ucapan yang mengandung kebajikan, doa dan curahan rahmat,yusholluun (bersholawat) artinya yubarrikun (memberi keberkahan)..Dalam surat Al-Ahzab ayat 56, di mana Allah dan para malaikatnya bershalawat (yusholluuna) kepada nabi Muhammad SAW.

Para ahli tafsir kebanyakan menjelaskan makna shalawat di dalam surat Al-Ahzab ayat 56 tersebut sebagai berikut:

a. Shalawat Allah SWT kepada nabi berarti limpahan rahmat, keberkahan dan anugerah Allah SWT.

b. Shalawat malaikat bermakna permohonan agar derajat nabi Muhammad SAW ditinggikan serta maghfirah (ampunan) dilimpahkan kepada beliau.

c. Shalawat orang-orang beriman adalah permohonan agar Allah SWT memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada nabi Muhammad SAW dan keluarga beliau.

Perbedaan Rahmat dan Shalawat

Di dalam surat Al-Baqarah ayat 157, Allah SWT menyebut shalawat dan rahmat secara terpisah. Apakah ada perbedaan makna antara keduanya?

Menurut Imam Hakim At-Tirmidzi di dalam kitab Ilm-Al-Awliya, rahmat bisa berupa suatu karunia tertentu dari Allah SWT kepada hambanya. Jika hamba tersebut berdosa, maka Allah SWT bisa mencabutnya dari hamba tersebut.

Sedangkan jika Allah SWT memberikan shalawat kepada seorang hamba, maka hamba tersebut berhak atasnya dalam setiap gerak dan keadaan sejak ia mendapatkannya hingga tiba di pintu surga.

Jadi shalawat bermakna lebih besar dan agung daripada rahmat.

Fungsi Shalawat kepada Nabi

Imam Fakhrurrazi menjelaskan sebagai berikut,

“Shalawat atas nabi SAW itu bukan karena beliau membutuhkannya, bahkan shalawat para malaikat pun tidak beliau butuhkan setelah Allah SWT bershalawat kepadanya. Namun semua itu demi menunjukkan kebesaran dan keagungan Nabi SAW, sebagaimana Allah SWT mewajibkan kita berzikir menyebut nama-Nya, padahal pasti Allah SWT tidak membutuhkan semua itu.“

Imam Al-Hafizh As-Sakhawi menjelaskan bahwa shalawat Allah dan para malaikat-Nya kepada nabi SAW di dalam surat Al-Ahzab ayat 56 menggunakan sighat mudarri (bentuk kini dan akan datang yang bermakna berkesinambungan dan terus menerus), yakni menggunakan kata yusholluna. Sehingga Allah SWT dan para malaikat-nya selalu dan selamanya bershalawat kepada nabi Muhammad SAW.

Balasan Shalawat Nabi

Di dalam sebuah hadis rasulullah SAW bersabda,

“Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali, mengangkatnya sepuluh derajat, menulis sepuluh kebaikan untuknya dan menghapus sepuluh kejelekan darinya. (HR An-Nasai) 

Rasulullah SAW juga bersabda,

“Sesungguhnya Allah memiliki malaikat yang berkeliling di muka bumi untuk menyampaikan padaku nama orang dari umatku yang mengirim salam untukku. (HR Ahmad, An-Nasai, Al-Darimi dan Al-Hakim)

Ibnu Athaillah pernah berkata,

“Seandainya sepanjang hidup engkau melakukan amal ketaatan, lalu Allah memberimu satu shalawat saja, tentu shalawat itu lebih berat daripada semua amal ketaatanmu selama hidup. Sebab, engkau bershalawat dengan kapasitas/kemampuanmu, sementara Allah bershalawat sesuai dengan sifat ketuhanan-Nya. Ini baru satu shalawat. Lalu bagaimana jika Allah bershalawat untukmu sepuluh kali atas setiap satu shalawatmu atas rasul?“

Allahu Akbar.


Minggu, 14 Mei 2023

Bagi masyarakat Indonesia, Idul Fitri,Silaturrahmi dan Halal bi Halal bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa terpisahkan; saling berkait dan mempercantik nuansa masing-masing.

Semuanya menyadari bahwa tujuan Halal bi Halal adalah mengharmoniskan hubungan kekerabatan,

yang sangat tepat yaitu untuk  memperbaharui dan mempererat persaudaraan. Aktivitas manusia yang begitu sibuk, bahkan sering mengharuskannya jauh dari kerabat, sangatlah membutuhkan suasana Halal bi Halal. Paling tidak agar acara tahunan itu benar-benar menjadi perhatian khusus untuk bersilaturrahmi dan saling memafkan bagi semua pihak. Ketimbang jikalau tidak ada acara tahunan seperti itu, mungkin kesibukan akan meleburkan perhatian mereka akan pentingnya bersilaturrahmi.

Halal bi halal adalah salah satu bukti keluwesan ajaran Islam dalam implementasi nilai-nilai universalitasnya. Nilai universalitas silaturrahmi yang diajarkan bisa menjelma menjadi beragam acara sesuai dengan kearifan lokal masing-masing daerah, dengan catatan tetap mengindahkan norma-norma Islam yang sudah ditentukan. Maka tidak boleh tercampuri kemaksiatan apa pun dalam implementasinya. Setelah manusia berbuat baik kepada Allah dengan berpuasa sebulan penuh; mengabdikan diri kepada-Nya. Maka pada momen Idul Fitri dan Halal bi Halal, giliran mereka meneguhkan kesadaran persaudaraan antar sesama dengan saling memaafkan dan berbagi keceriaan. Aktivitas ini sangat indah sebagaimana diisyaratkan surat al-Hajj ayat 77, "Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuatlah kebaikan supaya kamu mendapat kemenangan". 

Dan surat al-A'raf ayat 199,

 "Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh". Maka, Halal bi Halal meskipun asli kelahiran Indonesia, namun esensinya tetap Islami.



Senin, 17 April 2023

Pendidikan Sejak Dini

 Pendidikan Zakat Sejak Dini



PAUD TERPADU AL-MAHRUS pada Ramadhan 1444 H hadir lagi dengan kegiatan berbagi dengan sesama yang membutuhkan. 

Perintah tentang zakat  dijelaskan dalam surat At-Taubah ayat 103 :

خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya :"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Ramadhan Barokah

Selain melaksanakan ibadah puasa, salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Islam pada bulan ramadhan adalah mengeluarkan zakat fitrah. Waktu yang paling utama mengeluarkan zakat fitrah adalah di akhir ramadhan, walau ada juga yang mengeluarkannya di awal atau pertengahan ramadhan.



Zakat fitrah berfungsi untuk menyempurnakan ibadah puasa agar manusia kembali kepada kesucian (fitrah), sebagai penghapus dosa, mendidik manusia untuk mau saling berbagi dan peduli terhadap kesulitan orang lain. 

Sebenarnya sudah ada lembaga-lembaga yang menjadi pengelola zakat, tetapi ada juga zakat yang langsung diberikan dari orang yang berzakat (muzakki) kepada para penerimanya (mustahiq). 

Dalam hal ini PAUD Terpadu Al-Mahrus mengenalkan Zakat bukan hanya secara literasi tapi melakukan praktik Langsung dengan cara memberikan kepada orang-orang yang berhak khususnya di daerah sekitar lembaga. 

Mengapa harus Sejak Dini ?

Saya percaya semua orang Muslim tahu tantang zakat, sebagai bagian dari rukun Islam. Doktrin ini kita dapatkan sejak kecil baik melalui orangtua maupun guru TK dan TPA kita. Namun dokrin bahwa zakat juga bagian dari kepedulian kita terhadap sesama dan berdampak untuk ekonomi, maupun zakat sebagai soko guru perekonomian Islam, saya rasa belum. Salah satu elemen yang penting dalam menggelorakan literasi zakat adalah subyek (edukator), siapa saja? Salah satunya adalah orangtua (keluarga).

Sebagai orangtua kolaborasi ayah dan ibu yang bertanggungjawab atas kurikulum pendidikan anak-anak kita, maka sudah seharusnya kita perlu meng-update muatan edukasi kita tentang zakat. Mulai kapan? tentunya sejak sedini mungkin, melalui doktrin-doktrin keagamaan, khususnya tentang bab zakat. Sedini itu kah? Iya, karena momen-momen golden age dalam menanamkan aqidah dan akhlak itu dari keluarga. Termasuk cara pandang atas beragama.

Nah, dengan meliterasikan anak sejak dini, di usia golden age, maka ketika sang anak menapaki usia dewasa, pemahaman dan lifestyle yang terbentuk sudah well literate dengan zakat. Mulai dari keluarga sudah dibekali muatan zakat sebagai instrumen kegamaan dan sosial ekonomi. Mulai dari pengetahuan dasar hingga pengetahuan lanjutan tentang zakat meliputi pembayaran zakat ke lembaga amil zakat.

Anak-anak yang ikut nimbrung pada saat penerimaan atau pembagian zakat fitrah jangan dianggap sebagai gangguan, tetapi jadikan itu sebagai sarana pendidikan, memperkenalkan kepada mereka tentang zakat. Biarkan mereka mengamati, bertanya, atau ikut ambil bagian jadi “panitia” pengelola zakat sebagai latihan bagi mereka ketika suatu saat mereka benar-benar terjun menjadi ‘amilin karena tentunya perlu kaderisasi ‘amilin di lingkungan tempat tinggal.

Selama ini yang menjadi ‘amilin zakat fitrah didominasi orang-orang dewasa pengurus RT/RW dan pengurus DKM. Sementara tingkat keterlibatan remaja relatif rendah padahal para remaja perlu juga dikaderkan untuk mengelola zakat fitrah. Anak-anak pun perlu dilibatkan dalam konteks sebagai bentuk pendidikan kepada mereka.  Orang tua yang membayar zakat fitrah alangkah baiknya juga membawa serta anaknya, tujuanya untuk memperkenalkan kepada anak tentang zakat fitrah.

Karena rasa ingin tahunya yang tinggi, biasanya anak-anak banyak bertanya kepada orang tua. Oleh karena itu, orang tua perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan anak dengan singkat, jelas dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak.  Pertanyaan yang biasa disampaikan oleh anak antara lain; Apa itu zakat fitrah? Mengapa harus mengeluarkan zakat fitrah? Apa bentuk zakat fitrah? Berapa jumlah zakat fitrah yang wajib dikeluarkan? Siapa yang mengelola zakat fitrah? Dan kemana zakat fitrah disalurkan?

Sebagai upaya memperkenalkan zakat kepada anak, di sekolah-sekolah pun ada yang menerima zakat fitrah. Di lembaga PAUD TERPADU AL-MAHRUS  memfasilitasi penyaluran zakat fitra dari peserta didik. Hal ini bisa dijadikan sebagai upaya untuk memperkenalkan, mendidik, dan menanamkan gerakan sadar atau cinta zakat kepada peserta didik, dan sebagai peran sekolah dalam mengelola zakat fitrah untuk disalurkan kepada yang berhak.

Melalui pendidikan zakat sejak dini, anak didik diharapkan untuk menjadi manusia yang sadar akan kewajibannya, mau berbagi rezeki, peduli terhadap sesama utamanya kepada kalangan yang kurang mampu, dan tertarik untuk berpartisipasi dalam pengelolaan zakat di masa yang datang.




Ramadhan 1444/April 2023

Senin, 06 Februari 2023

MANFAAT BERMAIN JUAL BELI UNTUK ANAK USIA DINI

 


Manfaat Bermain jual beli untuk Anak Usia Dini

Bermain jual beli adalah kegiatan yang menyenangkan bagi anak.

Tema pembelajaran di PAUD TERPADU AL-MAHRUS Minggu ini yaitu Imajinasi dan kreativitasku"

Maka sebagai puncak tema kita mengadakan kegiatan bersama yaitu berdagang /jual beli Jasuke dan salad buah.

Pada kegiatan ini yang ingin dicapai diantaranya yaitu mengetahui mata uang, ukuran serta tata cara jual beli.

Hal ini akan sangat bermanfaat bagi pendidikan karakter anak

Pada kegiatan ini anak-anak memulai dari proses awal pembuatan jasuke maupun salad buah sampai pada praktek jual belinya.

Jasuke, pembuatannya diawali dari menggerus jagung, mengukus, meletakkan kedalam wadah dan pencampuran susu.

Sedang proses pembuatan salad yaitu  dari mulai mencuci, mengu pas, memotong, meletakkan ke wadah.

Dari kegiatan ini ada beberapa manfaat bermain jual beli untuk Anak, salah satunya yaitu dapat Melatih Problem Solving.

Kita tentu tahu bahwa bermain peran memiliki banyak manfaat untuk anak usia dini. Bermain peran ini banyak jenisnya diantara bermain peran berdagang. Bermain peran akan membuat anak-anak belajar tentang aktivitas dan situasi di dunia nyata nantinya.

Bermain peran, termasuk berdagang, dapat membangun kepercayaan diri anak  jika dihadapkan pada situasi seperti itu di kemudian hari.

Ternyata, masih banyak lagi manfaat bermain peran berdagang bagi anak, diantaranya :

✔ Mengajarkan Dasar-dasar tentang Keuangan

Di era sekarang ini, kita memang sudah hidup di dunia mata uang virtual dan transaksi keuangan yang begitu cepat karena traksaksi banyak dilakukan secara digitalisasi.

Anak-anak tidak mungkin belajar dan memahami bagaimana keuangan, bagaimana bentuknya uang tersebut jika mereka tidak memahami konsep dasar uang tunai. Oleh sebab itu, bermain jual beli akan memperkenalkan mereka pada tahapan pertama transaksi pertukaran uang dan barang, lagi pula dunia anak dalam mengenal benda  harus dimulai  dari konkrit ke Abstrak.

✔ Belajar Mengambil Keputusan secara mandiri

Meski masih kecil, belajar untuk mengambil keputusan adalah hal yang penting. Jangan biarkan anak merasa kesulitan dalam berpikir dan menentukan pilihan agar tidak selalu bergantung pada orang lain.

Latihlah mereka untuk berani menentukan pilihan dari hal yang sederhana, misalnya apa yang mau mereka beli hari ini dan berapa yang mereka beli. Meski terlihat sederhana hal ini akan berpengaruh bagi kehidupan mereka saat ini dan di masa yang akan datang.

✔ Belajar secara langsung Matematika Dasar

Kemampuan untuk melakukan matematika cepat sangat berguna dalam kehidupan dan bisnis.

Bermain jual beli dengan anak merupakan sebuah momen untuk mengajarkan mereka matematika dasar seperti penambahan dan pengurangan, seperti bentuk, ukuran, banyak dan sedikit.

✔ Melatih Komunikasi secara aktif

Disaat bermain jual beli tentu  akan terjadi interaksi dengan mereka. Hal inilah yang akan membuat mereka terbiasa untuk belajar bagaimana berkomunikasi aktif secara lebih jelas dan lancar.

Mereka juga akan dengan perlahan belajar mendeskripsikan sesuatu yang ingin mereka beli atau yang mereka tawarkan.

✔ Mengasah Kreativitas kognitif

Proses belajar seorang anak tentu dimulai dari bagaimana mereka mampu berimajinasi. Saat bermain jual-jualan, daya imajinasi seorang anak akan sangat terlatih. Mereka akan berimajinasi apa yang sedang mereka jual atau apa yang ingin mereka beli.

✔ Cermat Dalam Memilih 

Pada saat bermain peran tadi ada dua jenis makanan yang diperjual belikan yaitu jasuke dan salad. Dari situ mereka memilih apa yang akan mereka beli.

Hal ini mengajarkan mereka bagaimana lebih cermat dalam memilih dan mempertimbangkan sesuatu.

Saat bermain jual beli, anak-anak akan langsung belajar memilih barang yang baik untuk dibeli. Bukan hanya itu, saat menjadi penjual mereka juga akan berusaha agar selalu mendapatkan untung.

Mulailah dengan hal yang sederhana saja, seperti dengan bermain jual beli seperti di pasar, atau jual beli makanan layaknya di restoran. Gali mimpi mereka sejak usia dini.

“Bila anak mempunyai potensi bawaan kecerdasan dan dirangsang terus-menerus sejak kecil dengan cara yang menyenangkan dan jenis yang bervariasi, maka ia akan mempunyai banyak bentuk kecerdasan,” (dr. Soedjatmiko)

Meski memiliki banyak manfaat, bermain pasar-pasaran dan jual beli bukanlah satu-satunya cara untuk mengajarkan anak tentang matematika dan keuangan, masih banyak jenis bermain peran yang dapat menstimulus anak untuk mengasah kemampuannya tentang matematika dasar.

Masih banyak hal lain yang bisa kita lakukan, sehingga saat permainan ini terasa sulit bagi anak masih bisa mencari jenis permainan lain.